Hasil Ujian Nasional Penuh Angka

Angka adalah lambang bilangan.
Untuk menyatakan jumlah sesuatu atau untuk membilang atau menghitung hasilnya ditulis dalam angka.
Begitu pula untuk menyatakan lulus atau mengulang di Ujian Nasional penuh dengan angka. Angka mengandung suatu kepastian dalam membilang sesuatu, meskipun sesuatu itu merupakan hal yang tidak pasti.
Dalam UN baik SMA ataupun SMP untuk memberikan suatu informasi tentang hasinya memnggunakan angka, seperti tentang jumlah yang lulus atau tidak lulus berikut :

1. Siswa tingkat SMA tidak lulus UN di DI Yogyakarta, tahun ini mencapai 23,70 persen atau 4.623 siswa tidak lulus dari 19.505 total peserta ujian dan merupakan yang tertinggi di Jawa. Sedangkan, di tingkat SMK, 20,83 persen atau 4.614 siswa tidak lulus dari 22.152 siswa peserta ujian.
2. Peserta UN Sulsel tahun ini 33.333 siswa di 501 sekolah, angka kelulusan menurun sekitar 0,41 persen dibanding tahun sebelumnya.(suara pembaruan.com)

Untuk memberikan informasi yang diharapkan dapat memancing pembaca tergugah untuk menganalis diperlukan suatu cara menampilkan angka :
  1. dalam bentuk tabel, hal ini disamping untuk mempermudah dalam pemahaman membaca informasi juga untuk memberikan suatu pancingan agar pembaca lebih mudah menganalisis perbedaan terhadap hasil UN masing-masing daerah.
  2. dalam bentuk diagram, untuk memberi kesan menarik sehingga memancing orang untuk lebih meneliti tentang data, dan memprediksi kecenderungan suatu permasalahan yang terjadi. Hal ini juga cocok untuk menggali perbedaan yang ada, 
  3. menuliskan angka secara terurut sesuai dengan keadaan obyek yang mirip, dengan demikian akan secara langsung terjadi pengelompokan sifat atau keadaan.
Memang seperti tidak ada cara lain dalam menampilkan data secara kuantitas  tetapi untuk menginformasikan data yang menunjukan kualitas hasil UN tidak cukup dengan hanya melalui angka-angka, perlu suatu analisis dan evaluasi yang obyektif.
Nilai tertinggi tingkat Jawa Timur tahun ini diborong  siswa di luar Surabaya. Dari sepuluh besar, peringkat satu IPA diraih Ayin Ria Yufita dari SMAN 1 Blitar dengan nilai 57,15 sedangkan untuk IPS diraih Dewi Maulidiyah dari SMAN 1 Pandaan dengan nilai 54,75.

Berikut data peraih 10 besar SMA hasil unas 2009 tingkat Jawa Timur:

Program IPA
Peringkat / Nama Siswa
Jumlah Nilai
Sekolah
1.
Ayin Ria Yufita
57.15
SMAN 1 Blitar
2.
Dani Hardianto
57.10
SMAN 1 Kota Kediri
3.
Dwi Nur Ahsan Fikri
57.05
SMAN 2 Lamongan
4.
Erni Agustina
57.00
SMAN 1 Trenggalek
4.
Maretha Laksmi Mahanani
57.00
SMAN 1 Trenggalek
6.
Novita Andriani P.
56.95
SMAN 1 Gedangan
7.
Kharisma Yunita Deandra D.
56.85
SMAN 1 Kota Kediri
7.
Saktian Arief Noor Farikhin
56.85
SMAN 1 Blitar
9.
Devina Rosa Hendriati
56.80
SMAN 1 Kota Kediri
9.
Lintang Nur Ramadhani
56.80
SMAN 2 Sidoarjo

Program IPS
Peringkat / Nama Siswa
Jumlah Nilai
Sekolah
1.
Dewi Maulidiyah
54.75
SMAN 1 Pandaan
2.
Thoriqul Achmad
54.30
SMAN 1 Blitar
2.
Zakky Imawan
54.30
SMAN 1 Pandaan
4.
Paramita Okrina
54.20
SMAN 1 Blitar
5.
Yahrian Irfansyah
54.00
SMAN 4 Sidoarjo
6.
Moch. Rofiq
53.95
SMAN 3 Jombang
7.
Suci Widia Rahayu
53.80
SMAN 3 Jombang
7.
Widi Asturina
53.80
SMAN 4 Sidoarjo
9.
Chusnia Rachman
53.75
SMAN 1 Pandaan
9.
Devi Yuliana
53.75
SMAN 1 Pandaan
9.
Haries Bagus Triejaini
53.75
SMAN 1 Pandaan

Peringkat Tertinggi SMK
Untuk SMK, nilai tertinggi Jawa Timur diraih siswa Surabaya Dinda Zahidah dari SMK Farmasi Surabaya dengan nilai 38,34. Nilai yang dicapai Dinda Zahidah ini mengungguli peserta unas SMK se Jatim yang jumlahnya 112.562 siswa.

Sumber : tunas63.wordpress.com
Foto      : Prt Sc
UNIQUE TRADISIONAL @ INDONESIA, U KNOW ?? KLIK HERE PLEASE

7 komentar:


  1. begitu ya.. makasih udah share


  1. hhmm karena angka itu ada yang suka dan tidak ...


  1. wah matematika aku paling nggask tahu pak


  1. ajarin dunk pak supaya nggak takut ama mm


  1. angka2 ujian itu membuat lia mengingat perjuangan dulu waktu smu.. hikss hikss..
    berat...

    makasih pak


  1. terima kasih atas informasinya..
    semoga dapat bermanfaat bagi kita semua :) Iko Uwais

Powered by Blogger.